Menanam Rumput Odot di Polybag, Solusi Lahan Terbatas!

Ada beberapa alasan kenapa lebih efektif menanam rumput odot di polybag. Secara umum ini alasannya bahwa menanam rumput odot di polybag menjadi solusi peternak, antara lain :

  1. Memiliki lahan yang terbatas dan tidak dimanfaatkan sepenuhnya.
  2. Bagi hobiis peternakan, contohnya mereka yang memelihara kelinci, yang membutuhkan sedikit pakan hijauan.
  3. Bagi calon peternak yang ingin melakukan penelitian dan pengembangan rumput secara luas, namun memiliki lahan yang terletak jauh dari tempat tinggal sehingga memerlukan waktu khusus untuk mengunjungi lahan tersebut.

Menanam rumput odot dalam polybag adalah cara yang membantu mempercepat pertumbuhan rumput tersebut. Setelah rumput odot tumbuh dan menjadi kuat, kita dapat memindahkannya ke lahan yang sudah disiapkan pada awal musim hujan. Ini adalah salah satu cara untuk mengatasi tantangan menanam rumput odot selama musim kemarau panjang.

Baca juga : Cara Pemberian Rumput Odot Untuk Kelinci

Rumput odot merupakan jenis rumput baru yang awalnya diperkenalkan oleh seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Tulungagung, Jawa Timur, yang bekerja di Kanada. Setelah diuji coba, rumput odot ternyata cocok untuk ditanam di berbagai lahan dan dapat dimanfaatkan sebagai pakan bagi kambing dan domba. Ternak sangat menyukai rumput odot karena memiliki tingkat palabilitas yang sangat baik. Bibit rumput odot dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, seperti Kabupaten Blora, Kebumen, dan Gunung Kidul, dan saat ini telah banyak dibudidayakan dan dijual di berbagai tempat di Indonesia.

Rumput odot tumbuh dengan cara merumpun dan memiliki akar jenis serabut. Tanaman ini membutuhkan cukup air untuk tumbuh (kebutuhan air sedang). Sinar matahari sangat diperlukan untuk fotosintesis, idealnya rumput odot memerlukan sinar matahari sebanyak 100%. Kurangnya paparan sinar matahari dapat menghambat pertumbuhan dan memperlambat proses pemanenan.

Langkah-langkah menanam Rumput Odot dalam Polibag:

Persiapan Alat dan Bahan:

  • Polibag dengan ukuran diameter minimal 20 cm. Penggunaan polibag yang lebih besar memungkinkan media tanam yang lebih luas, yang akan berpengaruh pada jumlah anak-anak tanaman dan kecepatan pertumbuhan.
  • Sekop
  • Gembor untuk penyiraman air
  • Ember plastik

Persiapan Bahan:

  • Tanah yang baik adalah tanah dari lapisan atas atau setelah proses olah tanah.
  • Pupuk organik
  • Sekam Padi/arang sekam/cocopit

Pembuatan Media Tanam:

  • Campur tanah, pupuk organik, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1 untuk membuat media tanam. Kemudian, masukkan campuran media tanam ke dalam polibag.

Penanaman Bibit Rumput Odot:

  • Sebelum menanam, pilih bibit yang berasal dari stek batang dengan panjang sekitar 20 cm, yang diambil dari batang yang sudah tua dan memiliki ruas-ruas.
  • Tanam bibit di tengah-tengah polibag dengan posisi agak miring, dengan kedalaman sekitar 1/3 dari panjang stek batang.
  • Siram bibit dengan air secukupnya untuk membuat tanah menjadi basah. Pastikan penyiraman tidak terlalu banyak sehingga tanah tidak tergenang air, karena ini dapat menyebabkan pembusukan pada stek batang.

Kekurangan Rumput Odot

Rumput gajah odot sangat responsif terhadap volume air dan pemupukan. Oleh karena itu, tanaman yang mendapatkan pemupukan dan penyiraman air yang cukup akan menghasilkan panen yang berbeda dengan tanaman yang perawatannya tidak diperhatikan dengan baik.

menanam rumput odot di polybag

Namun, kekurangan rumput odot adalah bahwa ia tidak cocok untuk ditanam di lahan yang terlalu basah atau tergenang air. Selain itu, rumput odot tidak akan tumbuh secara optimal di lahan yang terlalu rindang karena membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup banyak.

Kelebihan Rumput Odot

Keunggulan rumput odot rumput gajah odot antara lain:

  1. Batangnya relatif pendek dan empuk.
  2. Pertumbuhannya relatif cepat.
  3. Sangat disukai oleh hewan ruminansia dibandingkan dengan jenis rumput lainnya.
  4. Daunnya lembut dan tidak berbulu.
  5. Mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lahan.
  6. Tidak memerlukan perawatan khusus.
  7. Dalam satu rumpun, biasanya terdapat 50-80 batang rumput.

Lahan Rumput Odot

Lahan budidaya rumput odot, penting untuk memperhatikan beberapa hal agar hasilnya optimal, dan salah satunya adalah jarak tanam yang ideal. Jarak tanam rumput odot memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan produktivitasnya.

Jarak tanam yang terlalu rapat akan membuat rumput bersaing memperebutkan nutrisi, air, dan cahaya. Hal ini dapat mengakibatkan pertumbuhan rumput yang kurus, pendek, dan tidak subur. Sebaliknya, jarak tanam yang terlalu renggang akan membuat lahan terlalu terbuka dan rentan ditumbuhi gulma. Selain itu, rumput juga akan tumbuh terlalu lebar dan tidak rapi.

Berikut adalah panduan jarak tanam rumput odot:

  • Jarak antara baris: 75-100 cm
  • Jarak dalam baris: 40-70 cm
  • Jumlah bibit per lubang: 2-3 ruas batang

Menanam Rumput Odot

Rumput odot, juga dikenal sebagai rumput Gajah mini, sebagai pilihan pakan ternak, memiliki keunggulan karena tingkat proteinnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas rumput lainnya. Selain itu, ternak cenderung lebih menyukai rumput odot ini, menunjukkan tingkat palatabilitas yang tinggi.

Langkah-langkah Menanam Rumput Odot

  1. Seleksi bibit rumput odot yang berkualitas. Untuk memperoleh hasil yang optimal, penting untuk memilih bibit rumput odot yang sehat dan bebas dari cacat fisik. Karena bibit ini biasanya diperbanyak melalui proses stek, langkah awalnya adalah memotong bibit sepanjang 15 hingga 25 cm. Bibit yang berkualitas cenderung memiliki batang yang kokoh, padat, dan sedikit ruas. Pilih bibit yang sudah cukup matang dengan warna hijau kekuningan.
  2. Persiapan media tanam untuk rumput odot. Setelah mendapatkan bibit rumput odot yang optimal untuk penanaman, langkah berikutnya adalah menyiapkan media tanam. Salah satu keuntungan dalam memilih budidaya rumput odot adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang kesesuaian jenis tanah dengan tanaman ini. Untuk efisiensi waktu dan tenaga, disarankan untuk menggunakan traktor, terutama jika lahan yang akan ditanami dalam skala besar. Dengan menggunakan traktor, lahan dapat dipersiapkan dengan baik dalam waktu singkat, memungkinkan penanaman rumput odot dilakukan dengan optimal dan hasil panen yang maksimal.
  3. Penentuan jarak tanam optimal untuk rumput odot. Dalam menanam rumput odot, penting untuk memperhatikan jarak tanam yang sesuai untuk hasil yang optimal. Disarankan agar setiap gundukan hanya menanam minimal 2 hingga 3 ruas bibit rumput odot. Jarak antar baris gundukan sebaiknya berkisar antara 50 cm hingga 75 cm, sementara jarak antar baris tanam sekitar 75 cm hingga 150 cm.
  4. Penanaman rumput odot umumnya mengikuti pola monokultur, di mana rumput odot ditanam secara eksklusif dalam satu lahan. Namun, ada juga kemungkinan untuk menanam tanaman hijau lain di antara gugusan rumput odot karena tingginya yang relatif lebih pendek.
  5. Budidaya rumput odot dapat ditingkatkan dengan memberikan perawatan tambahan guna mempercepat pertumbuhannya.