Cara Menanam Rumput Pakan Kambing Yang Benar

Cara menanam bibit rumput dapat dilakukan sepanjang tahun, dan proses penanaman rumput odot terbilang sederhana. Cukup dengan meletakkan bibit ke dalam lubang tanam dengan posisi miring sebesar 30 derajat, tujuannya adalah untuk memudahkan pertumbuhan akar. Jarak tanam dalam budidaya rumput pakan kambing sebanding dengan penanaman rumput gajah, yakni 30 x 50 cm. Penetapan jarak tanam menjadi krusial agar tanaman dapat tumbuh optimal. Untuk mencapai hasil panen maksimal, pemilihan bibit yang berkualitas tinggi sangat penting. Sebaiknya pilih bibit unggul agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan menghasilkan panen yang memuaskan.

Cara Menanam Rumput untuk Pakan Kambing

Cara Menanam Rumput Pakan Kambing adalah sebagai berikut:

  1. Bibit rumput odot berasal dari potongan stek dengan panjang antara 15 cm hingga 25 cm, kemudian ditanam dengan menyematkannya ke dalam lahan. Sebelum tahap penanaman, sebaiknya dilakukan pemupukan dasar pada lahan menggunakan pupuk kandang, dan pastikan lokasi tanam rumput odot mendapat paparan sinar matahari yang memadai.
  2. Rumput odot bisa ditanam dengan pola monokultur, di mana lahan hanya ditanami rumput odot. Meskipun demikian, rumput odot juga dapat menjadi tanaman sela yang dikombinasikan dengan tanaman hijauan lain karena memiliki postur yang lebih rendah, dan dapat berfungsi untuk mencegah erosi lahan.
  3. Langkah awal adalah membersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Selanjutnya, buatlah gundukan atau bedengan dengan lebar sekitar 60 cm hingga 80 cm, dan tinggi sekitar 20 cm. Setiap gundukan ditanami minimal 3 ruas bibit, dengan 2 ruas ditanam di dalam tanah di tengah gundukan. Jarak tanam dalam barisan adalah 50 cm hingga 75 cm, sementara jarak antar baris berkisar antara 75 cm hingga 150 cm.
  4. Untuk pemupukan dasar, berikan pupuk kandang sebanyak 3 ton per hektar lahan. Untuk merangsang pertumbuhan rumput odot, dapat diberikan pupuk tambahan setelah sekitar 15 hari tanam, menggunakan NPK sebanyak 60 kg per hektar, serta pupuk cair atau urin kambing yang difermentasi sebagai pupuk cair dengan cara disemprotkan ke tanah.
  5. Panen rumput odot dapat dilakukan setelah mencapai usia sekitar 70 hingga 80 hari. Tanda bahwa rumput odot siap panen adalah ketika ruas batangnya telah mencapai panjang 15 cm. Pada musim penghujan, panen dapat dilakukan pada usia 35-45 hari, sedangkan pada musim kemarau, usia panen menjadi 40-50 hari. Cara panen dilakukan dengan memotong rumput sejajar dengan permukaan tanah. Meski demikian, disarankan agar panen pertama dilakukan setelah 60 hari atau lebih, atau menunggu hingga batang mencapai panjang sekitar 30 cm hingga 40 cm.
Cara Menanam Rumput Pakan Kambing

Pakan Kambing Rumput odot

Menanam rumput pakan kambing ada berbagai macam antara lain Rumput Gajah, juga dikenal sebagai Pennisetum purpureum, rumput Benggala atau Penicum maximum, rumput Setaria yang memiliki nama ilmiah Setaria sphacelata, rumput Brachiaria yang disebut Brachiaria decumbens, rumput Mexico yang dikenal sebagai Euchlena mexicana, dan rumput lapangan yang tumbuh secara alami.

Odot Pakan Kambing merupakan salah satu jenis rumput gajah yang disebut Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass di luar negeri. Secara ilmiah, rumput ini dikenal dengan nama Pennisetum purpureum cv Mott. Penemuan pertama kali dilakukan oleh Dr. W. Hanna di Georgia, Amerika Serikat, dan kemudian pengembangannya dilakukan oleh Dr. Mott dan rekan-rekannya di Florida, Amerika Serikat. Di Indonesia, rumput ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007 oleh pekerja Indonesia yang sebelumnya bekerja di Kanada dan kemudian dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia.

Rumput odot pakan kambing sebagai sumber pakan ternak yang efisien, rumput odot memiliki kandungan protein yang tinggi, mampu menjadikan hewan ternak seperti sapi, kambing, dan kerbau cepat gemuk. Pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan rumput sejenis. Batang rumput odot memiliki panjang yang singkat dan tekstur yang tidak terlalu keras, sementara daunnya lembut dan bebas dari bulu, sehingga membuat hewan ternak cenderung lebih menyukai rumput ini daripada jenis rumput lainnya.

Keunggulan Rumput Odot Untuk Pakan Kambing

Rumput odot untuk pakan kambing memiliki keunggulan pada kemampuannya untuk disimpan selama 3 hari tanpa perlu perlakuan khusus, tetapi tetap dapat dikonsumsi dengan lahap oleh sapi atau kambing. Rumput odot memiliki enam komponen utama, yaitu:

  • Kandungan protein kasar sebesar 14%
  • Protein kasar pada batang mencapai 8.1%
  • Protein kasar pada daun sekitar 14.35%
  • Kadar lemak kasar pada batang sebesar 0.91%
  • Kadar lemak kasar pada daun mencapai 2.72%
  • Tingkat kecernaan pada daun sebesar 72.68%

Suket odot pakan kambing biasanya disebut sebagai istilah Jawa bagi peternak. Ternak kambing pakan rumput odot sangat sesuai diberikan kepada sapi, kambing, dan domba setelah melakukan perjalanan jauh atau mengalami dehidrasi. Hal ini dikarenakan rumput odot memiliki kandungan air yang tinggi. Mencapai lebih dari 80% kandungan air, dan kandungan protein pada bahan segar melebihi 14%. Keadaan ini membantu efektif dalam mengatasi dehidrasi sambil memberikan energi dan protein dalam jumlah yang tepat untuk proses rekondisi. Teksturnya yang lembut juga membuat ternak dengan senang hati mengonsumsi rumput tersebut. Semakin banyak konsumsi, stabilitas cairan tubuh meningkat, sehingga proses rekondisi berjalan lebih efisien.