Amati Bentuk Rumput Odot Agar Tidak Keliru !

Bentuk rumput odot memang mirip dengan rumput gajah pada umumnya. Namun jika diamati sebenarnya berbeda, maka perlu mengenal gambaran umumnya ciri-ciri secara morfologi rumput odot. Beberapa ciri dan karakter rumput odot yang antara lain :

  • Bentuk batang relatif pendek dan empuk,
  • Pertumbuhannya relatif cepat,
  • Daun lembut dan tidak berbulu,
  • Mampu beradaptasi dengan kondisi lahan,
  • Tidak memerlukan perawatan khusus,
  • Dalam satu rumpun terdapat 50–80 batang,
  • Tinggi maksimal hingga 2 meter

Rumput ini memiliki kemampuan untuk hidup di berbagai lokasi, dapat bertahan dari perlindungan, merespon terhadap pemupukan, dan membutuhkan tingkat kesuburan tanah yang tinggi. Rumput odot pertumbuhannya menjalar dengan akar yang berupa serabut padat dan dapat tumbuh tunas baru jika dilakukan pemangkasan teratur.

Tanaman Odot jika diamati dari sistematika jenisnya adalah sebagai berikut :
Regnum : Plantae (Tumbuhan)
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Pennisetum
Spesies : Pennisetum purpureum CV. Mott

Bisnis Rumput Odot Potensi Menggiurkan

Budidaya rumput odot merupakan pilihan bisnis yang menjanjikan dengan cara penanaman dan perawatan yang relatif mudah. Potensi bisnis ini patut untuk dieksplorasi lebih lanjut. Memulai bisnis budidaya rumput odot tidaklah sulit dan dapat dimulai dengan modal kecil, bahkan di lahan kecil atau pekarangan rumah.

Permintaan konsumen untuk rumput odot cukup besar, termasuk dari peternak kambing, sapi, gajah, dan lainnya. Harga jual rumput odot biasanya dihitung per ikat, dengan kisaran harga antara Rp 15.000 hingga Rp 30.000, tergantung pada harga pasar.

BK Rumput Odot (Bahan Kering)

Bahan Kering atau BK Rumput odot sangat bervariasi, tergantung beberapa faktor yaitu Agroklimat, jarak tanam dan manajemen tanam. Musim kemarau dan hujan sangat mempengaruhi kadar BK pada rumput odot. Salah satunya penelitian oleh Rengsirikul et al. (2013), yang menyebutkan bahwa produksi BK rumput odot pada musim hujan dan kemarau masing-masing adalah 32,8 ton/ha/tahun dan 21,4 ton/ha/tahun. Beberapa hasil penelitian juga menyebutkan bahwa produksi BK rumput odot mencapai 43,58 ton/ha/tahun, dengan produksi BK daun sebesar 25,42 ton/ha/tahun.

Budi daya Rumput Odot Menjadi Peluang

Banyak peternak mencoba menanam rumput odot untuk keperluan pakan ternak karena salah satu jenis rumput gajah ini terkenal sebagai pakan yang disukai karena teksturnya yang lembut. Tidak hanya itu, nutrisi yang terkandung di dalamnya juga dapat memenuhi kebutuhan berbagai jenis ternak seperti sapi, kambing, atau domba. Metode penanaman rumput odot sebenarnya sederhana dan mudah.

Baca juga : Perbedaan Rumput Odot Dengan Rumput Gajah

Anda bisa mendapatkan bibit odot melalui reproduksi vegetatif dengan metode setek. Rumput ini terkenal mudah ditanam dan memiliki produktivitas yang tinggi. Selain kambing dan domba, rumput odot juga bisa digunakan sebagai pakan untuk ternak lainnya seperti sapi, kelinci, dan kerbau.

Kemudahan budidaya ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan peternak hewan ruminansia dalam penyediaan pakan. Beberapa peternak sangat terkendala lahan penyediaan lahan dana manajemen hijauan pakan. Hal ini bisa dilakukan untuk usaha penyediaan hijauan pakan ternak dari rumput odot.

Contoh rumput odot adalah sebagai berikut :

Contoh rumput odot

Harga Rumput Odot per Ton

Beberapa dan sebagian besar petani menyediakan rumput odot dalam bentuk ikat. Harga per ikat sekitar 15.000 – 30.000, harga ini menyesuaikan dengan musim atau ketersediaan rumput odot. Namun jika pembelian dala tonasi, rata-rata harga per ton antar 700.000 – 1.000.000 per ton.

Jenis-jenis Rumput Odot

Jenis rumput gajah odot termasuk dalam varietas Rumput Gajah (Pennisetum purpureum), sering disebut sebagai Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass, pertama kali dikembangkan di Florida, Amerika Serikat. Sejak awal abad ketiga ini, Rumput Odot telah menjadi pilihan utama sebagai pakan untuk ternak ruminansia di Indonesia. Varietas ini juga dikenal dengan sebutan Rumput Gajah Mini.

Jenis rumput odot ini menurut data yang dicatat oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia, rumput ini memiliki kandungan lemak pada daun sebesar 2,72 persen dan pada batang sebesar 0,91 persen. Sementara itu, kandungan protein kasar pada batang mencapai 8,1 persen dan pada daun mencapai 14,35 persen. Tingkat kecernaan pada batang mencapai 62,65 persen, sedangkan pada daun mencapai 72,68 persen. Selain itu, kandungan protein kasar secara keseluruhan mencapai 14 persen.